GKMNU Bogor Gelar CSPA Ingin Wujudkan Keluarga Maslahat




NUBOGOR, BOGOR - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) gandeng Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar kegiatan pencegahan stunting Melalui GKMNU Kabupaten Bogor yang bertempat di pusdiklat terpadu Karya Nyata Cinagara Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, sejak Selasa 28 - 29 November 2023.

Program kerjasama PBNU bersama Kemenkes RI melalui Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) wilayah Kabupaten Bogor bertujuan meningkatkan kesehatan dan pencegahan stunting perspektif Agama (CSPA) serta mewujudkan Indonesia sehat.

"Kegiatan Terdiri dari Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin, Pelatihan Kader Desa, Pelatihan Kader posyandu, Pelatihan Penguatan Kelembagaan Posyandu,"ujar Dhamiry Koordinator Satgas GKMNU Kabupaten Bogor, Rabu (29/11).

Ia mengatakan, dihari pertama dilaksanakan bimwin catin dengan peserta calon pengantin yang ada di Kecamatan Caringin dan Kecamatan Cigombong.

Menurutnya, peserta pelatihan Kader Desa, pelatihan kader posyandu, pelatihan penguatan kelembagaan posyandu terdiri dari masyarakat dari kader posyandu desa Cinagara dan Tangkil kecamatan Caringin.

"Unsur peserta terdiri dari, Kader posyandu, Karangtaruna, PKK, Bidan Desa, pemerintah Desa, Badan otonom NU dan tokoh masyarakat di desa Tangkil dan Cinagara," paparnya.

Selain itu, Dhamiry menambahkan, para peserta mendapatkan materi pencegahan Stunting ditambah pengetahuan Agama tentang Stunting.

Setelah Kegiatan sambung Dhamiry, ada rencana tindak lanjut berupa kegiatan pendampingan keluarga berisiko stunting, pendampingan kelompok target spesifik yakni balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan remaja putri.

"Sebagai tindak lanjut berupa pemberian makanan tambahan (PMT) kepada 200 keluarga yang di dalamnya terdapat ibu hamil, balita, dan remaja guna mencegah stunting di masing masing Desa,"katanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala kantor Kemenag Kabupaten Bogor H. Ahmad Syukri mengapresiasi kegiatan pencegahan Stunting perspektif Agama tersebut terutama di bidang bimbingan perkawinan.

"Karena ini merupakan langkah awal sebelum menjalani bahtera rumah tangga, agar memiliki keturunan yang sehat dan maslahat, bimbingan catin merupakan hal yang harus duilakukan,"pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan Tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor, Fasilitair Satgasnas GKMNU, dan Pengurus PCNU Kab. Bogor dan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bogor.


0 Komentar