Kajian Al-Hikam 177, Redupnya Cahaya Ilmu



NUBOGOR -

ربما برزت الحقاءق مكسوفة الانوار اذالم يؤذن لك فيها بالاظهار

Terkadang ilmu hakikat tampak suram cahayanya bila engkau belum mendapat izin untuk menerangkannya.”

Maqalah di atas menjelaskan bahwa ilmu hakikat merupakan ilmu batin, jika disampaikan oleh orang yang belum pernah merasakan secara dzauqi maka akan terasa hambar. Bagi orang yang belum merasakan secara praktis ilmu hakikat maka kalimatnya akan terasa muter-muter sehingga sulit dipahami karena masih meraba-raba belum merasakan langsung.

Ini ibarat cahaya yg redup sebab ilmunya masih wacana. Namun sebaliknya, bagi orang yang sudah memahami dan merasakannya maka kalimatnya akan mudah dipahami sehingga mampu memberikan pencerahan yang menembus kedalaman hati. Semoga Allah melimpahkan ilmu dan amal kepada kita sehingga kita bisa mengamalkan tiap ilmu yang diberikan oleh Allah kpd kita.

Dr. KH. Ali M. Abdillah MA Dewan Penasihat PC. GP Ansor, Kabupaten Bogor yang juga Pengasuh Al-Rabbani Islamic College, Gunungputri Bogor, (Al-Rabbani, 01 Mei 2020).

Belum ada Komentar untuk "Kajian Al-Hikam 177, Redupnya Cahaya Ilmu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel